Hari ini saya dapat pelajaran penting yang terulang kembali untuk kesekian kalinya terhadap diri saya sendiri.
Diawali pada minggu kemarin hari Kamis, 10 Juni 2010, saya mendaftarkan diri untuk tes ELPT (setara dengan TOEFL) di ITB sebagai salah satu syarat pendaftaran untuk melanjutkan studi S2 di ITB. Karena sudah lama tidak aktif berbahasa Inggris ria ditambah sedang menghadapi masalah yang sangat besar, saya mendaftarkan tesnya 2 kali yaitu tanggal 11 Juni 2010 dan 18 Juni 2010, karena tidak yakin tes pertama akan lulus.
Namun ada seorang teman yang membantu proses pendaftaran yakin saya bisa lulus tes. Malah bilang sayang uangnya buat daftar 2 kali. hehehehe....
Dia ga tau kalo saya sedang ada masalah yang mengganggu pikiran.
Dan...berjalanlah proses tes pada hari Jum'at, 11 Juni 2010 di Lab. Bahasa ITB.
Sungguh, sangat berat menjalani tes tersebut dengan masalah yang selalu ada di pikiran.
Untuk soal "listening" saya merasa sangat berat menjalankannya karena harus mendengarkan dan menterjemahkan di satu waktu yang sama. Kemudian untuk menjawabnya harus mengingat kembali apa soal yang tadi sudah diceritakan.
Pada 20 soal terakhir otak sudah cape sehingga sudah pasrah akan jawaban yang kemungkinan besar pasti salah.
Hari ini, Jum'at 11 Juni 2010, ba'da jum'atan sebelum mengikuti tes yang ke 2 kalinya saya mengambil hasil tes pertama yang minggu kemarin.
Dan, hasilnya...LULUS!
Alhamdulillah ya Allah...
Pelajaran yang berharga saya dapatkan darisini.
Ternyata, yang membuat diri kita tidak percaya diri adalah kita sendiri bukan orang lain.
Kalau orang lain percaya kita bisa, itu adalah sinyal bahwa kita tidak boleh merendahkan kemampuan kita sendiri.
Terimakasih untuk temanku Indah Rusdianti (yang sewaktu SMA malah ga kenal sama sekali dan baru kenal pada saat saya mencari info tentang S2 di ITB. Alhamdulillah, inilah manfaatnya menjalin tali silaturahmi) yang telah banyak membantu mulai dari memberikan banyak informasi tentang S2 di ITB, membantu pendaftaran dan PERCAYA SAYA PASTI LULUS TES!
Salam untuk suami dan anak-anak.
Semoga Allah SWT memberikan pahala atas semua bantuannya kepada saya. Amiin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar