Sabtu, 15 Oktober 2011

Ikhlas dan Sabar

Pak Mario, hidup ini khoq sulit sekali ya? Saya sudah capek, rasanya ingin menyerah.

Adikku yang baik hatinya,

Tuhan tidak membebanimu melainkan yang sesuai dengan kemampuanmu.

Aku ulangi ya?

" ... yang sesuai dengan kemampuanmu."

Sekarang, pertanyaanku kepadamu,

Apakah engkau sudah melakukan apa pun yang berada dalam kemampuanmu?

Apakah ada kebaikan yang kau tunda, karena engkau takut memikirkan beban yang lebih besar daripada kemampuanmu?

Janganlah karena takut dengan yang besar, engkau memalaskan diri dari melakukan yang kecil.

Sesungguhnya, kebaikan yang kau lakukan adalah untukmu, dan keburukan yang kau lakukan adalah juga untukmu.

Maka, jika ada kebaikan yang kau jauhi, pasti keburukanlah yang mendekatimu.

Adikku, buah hati ibumu,

Sudahlah. Ikhlaslah memulai dengan kebaikan kecil yang dapat kau lakukan. Itu saja dulu. Sabarlah, lalu perhatikan apa yang terjadi.
Mario Teguh
11 Oktober 2011

Jumat, 07 Oktober 2011

Abaikanlah Dengan Cara Yang Santun

Salah satu ilmu yang melemahkan kehidupan adalah patuh kepada pendapat salah.

Sebagian besar dari kita memboroskan kekuatan hidupnya dengan mematuhi nasihat yang salah.

Sehingga pelajaran yang paling penting dalam hidup ini adalah membongkar pelajaran salah.

Dan kemampuan yang dibutuhkan untuk itu adalah kemampuan mengabaikan.

Kita terlalu mendengarkan pendapat orang yang tidak suka melihat kita berhasil.

Maka apa pun yang dikatakan oleh orang yang tidak berpihak kepada kepentingan kita untuk berhasil, ABAIKAN, siapa pun dia.

Tapi, abaikanlah dengan cara yang santun - karena dia khan salah sekarang; jika dia besok menjadi penasehat yang baik, kita tidak membuangnya - karena sekarang kita masih santun.

Mario Teguh - MTGW Antara Impian dan Kenyataan
 
29 September 2011

Sabtu, 01 Oktober 2011

Hidup Ini Untuk Berbahagia

Satu jam yang digunakan untuk merasa khawatir, lebih melelahkan daripada satu jam untuk bekerja keras.

Dan dia yang bekerja keras, tidak memiliki banyak waktu untuk khawatir.

Perhatikanlah, saat Anda khawatir, adalah saat Anda jauh dari tindakan yang menyelesaikan kekhawatiran.

Maka,

Segera setelah rasa khawatir itu timbul, lakukanlah sesuatu yang memampukan Anda menyelesaikan yang mengkhawatirkan Anda itu.
Hidup ini bukan untuk khawatir.

Hidup ini untuk berbahagia.

Maka bertindaklah.

Mario Teguh
22 September 2011